Durian Oh Durian

Siang ini,saat makan siang bersama teman teman sekantor, tema ngobrol kami adalah durian….maunya sih ngobrolin duren (duda keren), tapi.. kayanya ngga pas deh.. karena kita semua jomblo.. he.. he

Saya jadi teringat beberapa pengalaman saya sehubungan durian ini. Durian, bagi keluarga saya merupakan buah yang cukup mewah.. karena tidak bisa setiap hari..kami bisa memakan, dan bila mampu beli pun.. hanya 1 atau 2 buah untuk 5 orang kepala.. yang semuanya suka durian.. bisa dibayangkan bagaimana kami berebutan memakannya he..he.. semakin besar dan kondisi perekonomian semakin baik, kami sudah bisa menikmati satu buah durian untuk satu orang…lezat..!!

Sewaktu bekerja dipedalaman kalimantan, saya cukup bisa menikmati banyak durian. Daerah melak di kaltim merupakan salah satu penghasil durian untuk wilayah samarinda dan balikpapan. Kebetulan camp kami berada cukup dekat dengan jalur antara melak dan balikpapan. waktu itu, ketika jalanan jalur terputus karena rusak dan hujan cukup deras sehingga truk stuck tak bisa maju. Jadilah, camp kami berpesta durian, kadang bisa satu atau dua truck yang nangkring didepan camp kami.. daripada busuk terbuang lebih baik terjual pada kami dengan harga murah.. Itu pertama kalinya saya mengalami mabuk durian… karena menghabiskan 2 buah durian yg sudah terlalu tua yg berwarna jernih sekali.. kepala pusing dan mual … selama 5 hari saya tak enak dan eneg terhadap bau durian .. tapi setelah itu.. teteeeeppppp makan durian lagi sampai musim durian habis…

ada lagi buah yang hanya ada dikalimantan (setahu saya ya), buah ini mirip dengan durian,mirip cempedak, namun durinya lebih lembut dan tidak keras, baunya mirip namun masih kalah dibandingkan bau durian. seingat saya, warna agak kuning ke orange… rasanya sih… masih kalah sama durian.. hehehe….maklum penggemar!

lain lagi dengan pengalaman teman sekerja saya, sebut saja dina. Di kos dina ini, salah satunya rekan kamarnya berasal dari NTT dan belum pernah makan buah durian dan lengkeng. Kebetulan,saat itu dina sedang membeli durian montong, dengan daging durian tebal dan biji kecil. Begtu makan, muka sang teman terlihat aneh. Dina mengingatkan sang teman untuk tidak menghabiskannya.. tapi sang teman nekat. Dan akhirnya, sang teman langsung tepaarrrr!!!.. Mabuk durian dan mengigau.. Yah!! sejak saat itu, sang teman kapok untuk makan durian…

saat ini di Jakarta, sudah mulai terasa banyak durian berjajar di Jakarta… YUUUKKKKKK, makan durian..:)

Incoming search terms for the article:

This entry was posted in Makan Enak and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

One Response to Durian Oh Durian

  1. Pingback: TOMMY

Leave a Reply

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>